Pembentukan Senyawa Ion

Pembentukan senyawa ionik dari unsur-unsur penyusunnya selalu disertai dengan penurunan entropi. Padatan kristalin memiliki entropi yang sangat rendah dan reaktan non logam, seperti oksigen atau klorin memiliki entropi yang tinggi.

Proses pembentukan senyawa ionik melalui 2 tahap, yaitu, (1) pemutusan ikatan-ikatan pada reaktan; (2) pembentukan produk. Dari tahapan-tahapan ini dapat diketahui faktor-faktor (entalpi) yang paling berpengaruh terhadap spontanitas reaksi. Untuk memahami ini, kita perhatikan kembali reaksi pembentukan natrium klorida:

Na(s) + 1/2Cl2(g) --> NaCl(s) ??H?_f^o= -441 kJ.mol-1

Padatan natrium diubah menjadi atom natrium bebas (gas). Proses ini membutuhkan entalpi atomisasi:

Na(s) --> Na(g) ??H?_^o= +108 kJ.mol-1

Disosiasi molekul gas klorin menjadi atom-atomnya:

1/2Cl2(g) --> Cl(g) ??H?_^o= +121 kJ.mol-1

Ionisasi atom natrium. Proses ini membtuhkan energi ionisasi tingkat pertama:

Na(g)--> Na+(g) + e- ??H?_^o= +502 kJ.mol-1

Atom klorin menagkap elektron. Nilai ini meruapakan afinitas atom klorin.

Cl(g) + e- --> Cl-(g) ??H?_^o= -349 kJ.mol-1

Langkah terakhir adalah menyatukan ion-ion bebas dari natrium dan klorin untuk membentuk senyawa padatan ionik:

Na+(g) + Cl-(g) --> NaCl(s) ??H?_^o= -793 kJ.mol-1

Posted in Uncategorize
Leave a Reply


Name


Website


Comment


Chapta
njqzno