Pembentukan Senyawa Kovalen

Untuk mempelajari termodinamika pembentukan senyawa kovalen dapat digunakan diagram atau siklus Born-Haber yang telah digunakan dalam pembentukan senyawa ionik yang telah dibahas sebelumnya, tetapi kedua hal ini memiliki perbedaan dalam penerapannya. Dalam siklus ini tidak hanya melibatkan pembentukan ion, tetapi juga energi ikatan kovalen. Proses ini dapat digambarkan dalam siklus pembentukan nitrogen trifluorida.

1/2N2(g) + 3/2F2(g) --> NF3(g)

Pemutusan Ikatan rangkap tiga dinitrogen. Pemutusan ini membutuhkan ½ energi ikat N≡N:

1/2N2(g) ? N(g) ?Ho = +471 kJ.mol-1

Pemutusan ikatan tunggal diflourin. Membutuhkan 3/2 energi ikat F—F:

3/2F2(g) ? 3F(g) ?Ho = +232 kJ.mol-1

Pembentukan ikatan nitrogen-fluorin:

N(g) + 3F(g) ? NF3 ?Ho = -828 kJ.mol-1

Perubahan entalpi keseluruhan yang dihasilkan untuk reaksi di atas menjadi:

1/2N2(g) + 3/2F2(g) ? NF3(g) ?Ho = -125 kJ.mol-1

Diagram pembentukan nitrogen trifluorida ditampilkan pada gambar.

Gambar 6.7 Siklus entalpi teoritik pembentukan nitrogen trifluorida

Berdasarkan faktor entropi, pembentukan nitrogen trifluorida dari unsur-unsurnya, terdapat pengurangan 1 mol gas. Sehingga, berkurangnya entropi dapat tercapai. Terbukti, dalam kasus ini, perubahan entropi keseluruhan adalah -140 kJ.mol-1.K-1 (dihitung menggunakan data entropi) dan menghasilkan perubahan energi bebas sebesar -83 kJ.mol-1 berdasarkan perhitungan berikut.

??G?_f^o= ??H?_f^o-T??S?_f^o

= (-125 kJ.mol-1) – (298 K)(-0.140 kJ.mol-1.K-1)

= -83 kJ.mol-1

Nilai negatif mengindikasikan senyawa tersebut secara termodinamika cenderung stabil.

Posted in Uncategorize
Leave a Reply


Name


Website


Comment


Chapta
ramcbq