Siklus Born Haber

Siklus Born-Haber menampilkan secara grafik proses pembentukan senyawa ionik dari unsur-unsurnya. Dalam diagram siklus Born-Haber terdapat panah yang mengarah ke atas dan ke bawah. Arah panah yang mengarah ke atas menunjukkan reaksi endoterm, sedangkan arah panah yang mengarah ke bawah menunjukkan reaksi eksoterm. Sebagai contoh adalah pembentukan Natrium Klorida.

Gambar 6.2 Siklus Born-Haber Pembentukan Natrium Klorida

Diagram entalpi ini dapat digunakan untuk dua hal: (1) visualisasi entalpi dalam pembentukan senyawa dan (2) untuk menentukan entalpi unsur atau senyawa yang belum diketahui nilainya.

Sebagian besar proses endoterm dihasilkan dari ionisasi atom logam dan proses eksoterm diturunkan dari pembentukan kisi kristal ionik.Jika energi kisi bertambah sesuai dengan jumlah kation, mengapa MgF2 memiliki energi kisi lebih besar dibandingkan dengan MgF3. Jika kita menghitung entalpi pembentukan MgF3, maka energi kisinya lebih besar dari MgF2, karena tarikan elektrostatik ion Mg3+ lebih besar dibanding Mg2+. Energi kisi sangat bergantung pada muatan, kation monopositif memiliki energi kisi lebih kecil dibanding kation dipositif. Perbandingan ini ditampilkan pada tabel 6.4. Tabel tersebut menunjukkan perbandingan nilai komponen termodinamika dalam siklus Born-Haber pembentukan MgF, MgF2 dan MgF3. Nilai ini menunjukkan pembentukan MgF2 lebih disukai jika ditinjau dari faktor entalpi. Siklus Born-Haber pembentukan MgF, MgF2 dan MgF3 dapat digabungkan dalam satu grafik (gambar 6.3).

Gambar 6.3 grafik perbandingan siklus Born-Haber untuk Magnesium Fluorida

Posted in Uncategorize
Leave a Reply


Name


Website


Comment


Chapta
ictjlr