About

Nama Lengkap : Syahrizal Koem
NIP : 198710232015041002
Fakultas : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

SYAHRIZAL KOEM dilahirkan di Kecamatan Sumalata Provinsi Gorontalo pada tanggal 23 Oktober 1987, sebagai anak ke-4 dari 5 bersaudara dari pasangan Adrianto Koem dan Trimurti Onge. Pendidikan sarjana ditempuh di Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo, lulus pada tahun 2010. Kesempatan untuk melanjutkan ke program magister pada Program Studi Klimatologi Terapan IPB diperoleh pada tahun 2011. Beasiswa pendidikan pascasarjana diperoleh dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) melalui program Beasiswa Unggulan.

Sebuah artikel telah diterbitkan dengan judul Aplikasi Model Hidrologi HBV di DAS Peusangan Aceh sebagai studi pengantar pengembangan konsep ekohidrologi berkelanjutan pada jurnal Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan. Atikel lain yang berjudul Pemodelan Fenologi Populasi Penggerek Batang Padi Kuning Scirpophaga incertulas (Walker) berbasis pengaruh iklim telah diterbitkan pada Jurnal Entomologi Indonesia (JEI) pada tahun 2014. Artikel tersebut merupakan bagian dari tesis.

Pendidikan: 

  1. SDN 1 Bulontio Barat: 1994-2000
  2. SMP Negeri 1 Sumalata: 2000-2003
  3. SMA Negeri 1 Sumalata: 2003-2006
  4. Universitas Negeri Gorontalo: Pendidikan Fisika (2006-2010)
  5. Institut Pertanian Bogor: Klimatologi Terapan (2011-2013)

Organisasi:

  1. Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana IPB Wakil Ketua 2012-2013
  2. Masyarakat Ilmuan dan Teknolog Indonesia (MITI) Koorwil Sulawesi 2013-2014
  3. Ikatan Geograf Indonesia (IGI) 2016-2020

Seminar/Workshop/Simposium/Training:

  1. Pelatihan Applied Approach: Gorontalo 2016
  2. Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional: Gorontalo 2016
  3. Translator Training Workshop: Gorontalo 2017
  4. The 5th Geoinformation Science Symposium 2017: Yogyakarta 2017
  5. Workshop Penulisan Publikasi Jurnal Ilmiah Bereputasi International: Gorontalo 2017
  6. Workshop Konversi KTI Nonbuku (Laporan Hasil Penelitian) Menjadi Buku: Gorontalo 2018