Persamaan Gelombang Schrodinger dan Signifikanasinya

02 May 2017 16:08:49 Dibaca : 1732

Suatu partikel yang bergerak dalam medan potensial, V akan memiliki energi total, E sebesar:
E = T + V
Dengan T adalah energi kinetik partikel.energi kinerik suatu partikel yang bergerak dengan massa m dan kecepatan v dinyatakan dengan persamaan :
T= 1/2 ?mv?^2= (m^2 v^2)/2m
Persamaan energi kinetik tersebut harus terkait dengan persamaan gelombang de broglie, sehingga persamaan menjadi:
T= h^2/(2mλ^2 )
Oleh karena gerakan partikel memiliki sifat gelombang maka persamaan dapat diterapkan untuk mengganti panjang gelombang de broglie pada persamaan diatas, sehingga energi kinetik partikel memiliki bentuk persamaan
T=- h^2/(8π^2 m) 1/ψ (d^2 ψ^2)/?dx?^2
Jika partikel bergerak dalam medan potensial, V maka energi kinetik partikel dinyatakan dengan T = E-V atau
E - V =- h^2/(8π^2 m) 1/ψ (d^2 ψ^2)/?dx?^2
Penyusunan ulang persamaan tersebut menghasilkan
(d^2 ψ^2)/?dx?^2 + (8π^2 m)/h^2 (E - V)ψ=0
Model mekanika kuantum, struktur atom yang lebih baik adalah berasal dari karya Louis de Broglie. De Broglie menyatakan bahwa partikel kecil memiliki sifat berbeda dari benda besar. Dengan menggunakan gelombang partikel-Dualitas, Erwin Schrödinger mengembangkan sebagian Persamaan Differensial untuk mewakili perilaku elektron di sekitar inti atom. Salah satu bentuk persamaan ini, diberikan pada satu-elektron atom, yang menunjukkan hubungan antara unjukan fungsi elektron, C, dan E dan V, total dan energi potensial dari sistem. Ketentuan diferensial kedua berkaitan dengan fungsi gelombang bersama pada setiap koordinat Cartesian x,y, dan z, sementara m adalah massa elektron, dan h adalah Konstanta Planck yang tetap.

Tiap bilangan kuantum mempunyai nilai dan arti tertentu, dan yang satu berhubungan dengan yang lainnya. Nilai – nilai tersebut menentukan bentuk dan ukuran orbital, seperti yang dibahas berikut ini.

Kuliah Inorganic Chemistry I

08 September 2015 03:47:46 Dibaca : 706

Kepada Mahasiswa PS Pendidikan Kimia (kelas C) yang memprogramkan mata kuliah Inorganic Chemistry I

Jadwal Inorganic Chemistry I bentrok dengan  jadwal Radiokimia. Pada jam yang sama 07.00-08.45 setiap Selasa, saya mengajar Radiokimia di Gedung R.3.A FMIPA. Namun, hari ini (sesuai jadwal) Anda tetap masuk kuliah dan mengerjakan soal latihan bab I di Buku Descriptive Inorganic Chemistry. G. Reyner yang sudah saya unggah di e-learning siat. Jika Anda tidak kuliah pada siang Selasa, pukul 13.00 - 15.00 WITA, maka kuliah Inorganic Chemistry I kita akan laksanakan pada pukul tersebut setiap Selasa, dan dimulai hari ini.

Nonton Video Kuliah Kimia Dasar I

07 September 2015 08:54:24 Dibaca : 923

Kepada Mahasiswa Program Studi Ilmu-ilmu Murni yang memprogramkan mata kuliah Kimia Dasar I

Anda diwajibkan nonton video mata kuliah Kimia Dasar I dari Prof. Ismunandar). Setiap akan masuk kelas, Anda diharapkan telah menonton minimal satu (1) judul/topik  yang akan dipelajari di kelas (sesuai jadwal). Video dapat Anda lihat di sini.

Selamat menikmati!

Kuliah Praktikum Kimia Anorganik

07 September 2015 08:34:44 Dibaca : 626

Kepada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia UNG, khususnya Mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah Praktikum Kimia Anorganik

Insya Allah Jumat, 11 September 2015 pada pukul 13.00 WITA kita memulai Praktikum Kimia Anorganik. Setiap kelompok dipersilahkan untuk mempersiapkan alat dan bahan bahan yang diperlukan.

Terima kasih

 

PKL Mahasiswa Kimia UNG

20 August 2014 12:51:46 Dibaca : 850

asasa