Aturan VSEPR

03 May 2017 12:00:00 Dibaca : 884

Aturan VSEPR (Valence-Shell Elektron-Pair Repulsion) digunakan untuk memprediksi bentuk geometri molekul. Berdasarkan aturan VSEPR, tolakan antar pasangan elektrondi tingkat energy terluar pada atom pusat disebabkan karena pasangan elektron berjauhan satu sama lain.
Aturan VSEPR berkaitan dengan pengelompokan elektron di sekitar atom pusat.Pengelompokan elektron dapat berupa pasangan elektron ikatan tunggal, pasangan elektron ikatan rangkap dua, rangkap tiga, pasangan elektron bebas.
Linear
Semua molekul dan ion diatomik berdasarkan definisi memiliki bentuk geometri linear. Contoh molekul yang memiliki geometri linear adalah berilium klorida (BeCl2). Senyawa ini memiliki struktur yang kompleks dalam temperatur ruang pada fasa padat, tetapi jika dipanaskan di atas titik didihnya 820 oC, akan membentuk molekul triatomik sederhana.

Menurut metode Lewis, dua elektron terluar Berilium berpasangan dengan satu elektron pada Klorin membentuk dua psangan elektron disekitar Berilium.

Trigonal Planar
Boron trifluorida merupakan contoh geometri trigonal planar yang umum digunakan. Tiga elektron terluar atom boron berpasangan dengan satu elektron pada masing-masing atom fluorin untuk menghasilkan tiga pasangan elektron. Pemisahan maksimum tiga pasangan elektron membutuhkan sudut 120odiantara setiap pasangan elektron, gambar

Gambar

Contoh lain adalah ion nitrit. Pada ion nitrit terdapat pasangan elektron bebas pada atom pusat. Susunan pasangan elektron bebas disekitar atom nitrogen adalah trigonal planar. Meskipun demikin, pasangan elektron bebas tidak dapat dideteksi secara ekperimen. Berdasarkan aturan VSEPR, pasangan pasangan elektron bebas harus menempati tiga sisi, jika tidak geometri molekul akan menjadi linear.
Tetrahedral
Pada umumnya semua molekul adalah memiliki geometri tetrahedron. Tempatkan empat pasang elektron secara terpisah sejauh mungkin, molekul akan membentuk geometri tiga dimensi dengan sudut ikat 109½o. Contoh paling sederhana adalah senyawa organik metana, CH4,disajikan pada gambar 3.15.Untuk mewakili bentuk tiga dimensi di atas kertas, secara konvensional tanda ( )menunjukkan ikatan diarahkan di atas bidang kertasdan garis putus-putus (- - - -) menunjukkan sudut ikatan di bawah bidang kertas. Contoh laian adalah Amonia, salah satu dari empat pasang elektron pada atom pusat adalah pasangan bebas. Menghasilkan bentuk geometri molekultrigonal piramida.

Gambar 3.15 Geometri molekul (a) metana, (b) amonia
Trigonal Bipiramidal
Contoh sederhana molekul dengan geometri molekul trigonal bipiramidal adalah sulfur tetrafluorida. Pada molekul SF4,terdapat satu pasangan elektron bebas. terdapat dua lokasi yang memungkinkan untuk ditempati oleh elektron bebas, yaitu posisi aksial (gambar 3.16a) dan posisi ekuatorial (gambar 3.16b).

Gambar 3.16 Geometri molekul SF4

Pasangan elektron bebas pada posisi aksial terlihat menjauh darielektron bebas yang lain. Sedangkan posisi ekuatorial, pasangan elektron jauh dari pasangan elektron bonding. Molekul SF4 memiliki satu pasang elektron bebas, sehingga posisi yang mungkin untuk pasangan elektron bebas dalam molekul ini adalah posisi ekuatorial.

Oktahedral
Contoh molekul dengan geometri oktahedral adalah iodin pentafluorida, memiliki 5 pasang elektron ikatan dan 1 pasang elektron bebas disekitar atom pusat, karena secara teori semua sudutnya sama, pasangan elektron bebas dapat menempati setiap sisi (site), sehingga menghasilkan bentuk piramida berbasis persegi.

Gambar 3.17 Geometri molekul IF5

Berdasarkan hasil pengukuran eksperimen, atom-atom F pada posisi ekuatorial agak ke atas bidang horizontal, sehingga sudut Faksial – I– Fekuatoril hanya 82o.Hasil ini menunjukkan bahwa pasangan elektron bebas menempati volume yang lebih besardibandingkan pasangan elektron ikatan.