Putar Balik

02 January 2026 14:23:23 Dibaca : 33 Kategori : Artikel

Kita baru saja melangkah di tahun baru 2026. Meninggalkan berbagai kenangan. Manis, pahit dan berbagai rasa di tahun sebelumnya. Resolusi yang dibuat di tahun 2025, ada yang tercapai, tertunda bahkan gagal direalisasikan. Semua sudah berlalu. Hanya menyisakan kenangan di momen yang akan datang. Rasa menyesal pasti ada. Namun kita tidak bisa putar balik ke masa itu lagi.

Sekarang, kita akan menatap hari-hari yang baru. Resolusi pun dibuat sedemikian apik. Ada yang tertulis. Ada yang sebatas ingatan yang mudah lenyap. Intinya, 2026 harus lebih baik dari 2025. Kita perlu menyadari, hari-hari yang akan kita lalui, sama dengan hari-hari yang pernah kita jalani sebelumnya, senin hingga ahad. Matahari terbit di timur dan terbenam di barat. Sehari 24 jam. Jika hidup di Indonesia, kita masih akan merasakan hujan dan panas terik matahari.

Sebagai muslim. Harus optimis dalam menatap masa depan. Mengisi setiap momen dengan kebaikan. Resolusi terbaik bagi muslim adalah menjaga konsistensi takwa,

“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang berakal.” [Terjemahan Q.S. Al Baqarah: 197].

Takwa adalah seruan untuk orang yang berakal. Imam Ath-Thabari rahimahullahu dalam menafsirkan ayat ini dengan, "Allah mengkhususkan pembicaraan dalam ayat ini kepada orang-orang yang berakal karena mereka adalah orang-orang yang mampu membedakan antara yang haq dengan yang batil. Mereka adalah orang-orang yang memiliki pemikiran yang shahih dan pengetahuan tentang hakikat sesuatu yang hanya dengan akal ia diketahui dan dengan pemikiran ia dipahami. Allah tidak menjadikan bagian darinya untuk selain mereka atau dari kalangan orang-orang bodoh."

Bekal ini harus selalu disiapkan dan dibawa serta pergi. Kapan pun dan dimana pun kita berada. Sebagai pejabat atau bawahan. Kaya atau miskin. Dosen atau mahasiswa. Guru atau murid. Takwa harus melekat dalam diri. Bersemayam dalam darah dan daging. Jangan sampai lepas.

Menghadapi masa depan kita harus optimis. Meskipun bertebaran halang rintang yang siap mengganjal langkah kaki. Mengisi waktu dengan hal baik. Karena waktu merupakan satu dari dua hal yang banyak orang lalai darinya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya,

”Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang” [H.R. Bukhari]

Tentu kita tidak ingin masuk dalam kelompok orang-orang yang tertipu karena lalai dalam mengisi waktu dengan perkara baik. Kita juga tidak ingin menjadi bagian dari orang-orang yang menyesal dikemudian hari. Dan hanya bisa berandai-andai akan masa yang telah berlalu.

Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Rabbnya, (mereka berkata), “Wahai Rabb kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia. Kami akan mengerjakan amal shaleh. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yakin [Terjemahan QS. As-Sajdah: 12]

Dalam surah Al-Fajr ayat 23-24 yang artinya:“Dan pada hari itu (neraka) Jahanam datang, sadarlah manusia pada hari itu juga. Akan tetapi, bagaimana bisa kesadaran itu bermanfaat baginya? Ia berkata, “Oh, seandainya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini!” 

Dan juga dalam surah Al-Munafiqun ayat 10 yang diterjemahkan:“Infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami anugerahkan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antaramu. Ia lalu berkata (sambil menyesal), “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)-ku sedikit waktu lagi, aku akan dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang saleh.”

Ayat-ayat di atas menunjukan penyesalan hamba-hamba-Ny pada beberapa kondisi setelah melihat janji Allah subhanahu wa ta'ala . Sangat menyesal dan meminta kepada-Nya untuk dikembalikan di dunia agar dapat berbuat baik. Meskipun itu mustahil.

Mengambil ibrah dari beberapa ayat di atas. Jangan menunda untuk berbuat baik. Lakukan sekarang. Karena kita tidak bisa memutar balik waktu.[]

 

Serambi Masjid Kampus UGM, Jumat 12 Rajab 1447 H/02 Januari 2026 M