Tugas Apoteker Angkatan 2 UNG : Penyelesaian masalah, pencatatan dan pelaporan
Soal Pilihan Ganda
1. Apa tujuan utama dari monitoring dalam penyelesaian masalah kefarmasian?
- A. Menilai efisiensi biaya terapi
- B. Menilai respons terapi dan mengidentifikasi masalah pengobatan
- C. Menentukan jenis obat yang digunakan
- D. Menghitung dosis obat yang tepat
2. Komponen apa yang harus dimonitor dalam terapi hipertensi?
- A. Kadar glukosa darah
- B. Tekanan darah
- C. Kadar kolesterol darah
- D. Kadar kreatinin darah
3. Apa tujuan dari evaluasi dalam penyelesaian masalah kefarmasian?
- A. Menilai apakah obat tersedia di apotek
- B. Menilai apakah hasil pengobatan tercapai dan jika terapi perlu diubah
- C. Menilai efektivitas biaya obat
- D. Menilai kualitas layanan apotek
4. Apa jenis pencatatan yang paling penting untuk menjamin keselamatan pasien selama pengobatan?
- A. Pencatatan pengobatan dan efek samping
- B. Pencatatan administrasi apotek
- C. Pencatatan jumlah obat yang dibeli
- D. Pencatatan riwayat penyakit pasien
5. Dalam pelaporan masalah kefarmasian, apa yang harus dilaporkan oleh apoteker terkait efek samping obat?
- A. Lokasi apotek
- B. Nama pasien
- C. Reaksi yang tidak diinginkan akibat pengobatan
- D. Jumlah obat yang terjual
6. Apa yang dimaksud dengan laporan efek samping obat?
- A. Laporan tentang keluhan pasien terhadap obat yang diberikan
- B. Laporan terkait jumlah obat yang terjual di apotek
- C. Laporan tentang biaya pengobatan pasien
- D. Laporan tentang kepuasan pasien
7. Apa komponen utama dalam monitoring obat untuk pasien dengan diabetes tipe 2?
- A. Tekanan darah dan berat badan
- B. Kadar glukosa darah dan kepatuhan pasien terhadap terapi
- C. Konsumsi kalori dan dosis obat
- D. Tindak lanjut pengobatan dengan antibiotik
8. Apa yang harus dilakukan apoteker jika pasien melaporkan efek samping berupa mual setelah mengonsumsi obat?
- A. Mengubah terapi pasien tanpa berdiskusi dengan dokter
- B. Membuat laporan efek samping dan berdiskusi dengan dokter
- C. Menghentikan pengobatan pasien secara langsung
- D. Memberikan obat anti-mual kepada pasien
9. Apa jenis pencatatan yang harus dilakukan oleh apoteker terkait penggunaan obat pada pasien?
- A. Pencatatan biaya obat
- B. Pencatatan dosis, frekuensi, dan cara pemberian obat
- C. Pencatatan riwayat keluarga pasien
- D. Pencatatan status pekerjaan pasien
10. Apa yang dimaksud dengan "pencatatan klinis" dalam praktik kefarmasian?
- A. Pencatatan laporan keuangan apotek
- B. Pencatatan tentang jenis terapi yang diberikan kepada pasien
- C. Pencatatan informasi medis tentang riwayat penyakit pasien dan hasil tes
- D. Pencatatan resep obat yang dimasukkan ke dalam sistem apotek
Soal Essay Studi Kasus
Kasus 1: Monitoring Tekanan Darah Seorang pasien berusia 60 tahun dengan hipertensi kronis sedang menjalani pengobatan dengan obat golongan ACE inhibitor. Setelah dua minggu, apoteker diminta untuk memantau tekanan darah pasien.
Tugas:
Sebutkan parameter apa saja yang perlu dipantau oleh apoteker selama terapi hipertensi.Apa langkah yang harus diambil jika tekanan darah pasien tidak menunjukkan perbaikan setelah dua minggu pengobatan?
Kasus 2: Evaluasi Penggunaan Insulin pada Pasien Diabetes Seorang pasien dengan diabetes tipe 1 yang menggunakan insulin melaporkan mengalami hipoglikemia beberapa kali seminggu. Apoteker diminta untuk mengevaluasi dosis insulin pasien.
Tugas:
Jelaskan langkah-langkah yang perlu diambil apoteker untuk mengevaluasi dosis insulin pasien.Apa saja faktor yang dapat menyebabkan hipoglikemia pada pasien ini dan bagaimana cara penyesuaian dosis insulin?
Kasus 3: Pencatatan Efek Samping Seorang pasien yang menggunakan obat antihipertensi mengalami batuk kering setelah dua minggu pengobatan. Pasien melaporkan efek samping ini kepada apoteker.
Tugas:
Apa yang harus dicatat oleh apoteker terkait efek samping yang dilaporkan oleh pasien?Bagaimana apoteker harus melaporkan efek samping tersebut kepada tim medis atau dokter?
Kasus 4: Pelaporan Masalah Kefarmasian Seorang pasien yang sedang menjalani terapi obat antibiotik melaporkan adanya reaksi alergi berupa ruam kulit. Apoteker diminta untuk membuat laporan terkait masalah ini.
Tugas:
Jelaskan proses pelaporan efek samping yang harus dilakukan oleh apoteker.Apa yang harus dicantumkan dalam laporan untuk memastikan informasi yang jelas dan lengkap?
Kasus 5: Monitoring Kepatuhan Pengobatan Pasien dengan penyakit jantung gagal untuk mengikuti terapi pengobatan yang telah disarankan oleh dokter.
Tugas:
Bagaimana apoteker dapat memonitor kepatuhan pasien terhadap terapi pengobatannya?Apa langkah yang harus diambil apoteker jika ditemukan masalah dalam kepatuhan pasien?
Kasus 6: Evaluasi Pengobatan pada Pasien Hipertensi Setelah satu bulan terapi dengan obat golongan beta blocker, pasien hipertensi melaporkan bahwa tekanan darahnya masih tinggi. Apoteker diminta untuk melakukan evaluasi pengobatan.
Tugas:
Apa indikator yang perlu dievaluasi oleh apoteker dalam kasus ini?Apa rekomendasi terapi yang bisa diberikan berdasarkan hasil evaluasi?
Kasus 7: Pencatatan Pengobatan pada Pasien Baru Seorang pasien baru datang ke apotek untuk mendapatkan obat untuk penyakit jantung. Apoteker memberikan informasi tentang dosis dan cara penggunaan obat.
Tugas:
Jelaskan jenis pencatatan apa yang harus dilakukan oleh apoteker terkait pengobatan pasien ini.Apa saja informasi penting yang harus dicatat untuk mencegah kesalahan dalam pemberian obat?
Kasus 8: Monitoring Efek Samping Obat pada Pasien Kanker Seorang pasien yang sedang menjalani kemoterapi mengalami mual dan muntah setelah pengobatan. Apoteker diminta untuk memonitor efek samping obat kemoterapi.
Tugas:
Apa yang harus dipantau oleh apoteker terkait efek samping obat kemoterapi pada pasien ini?Apa yang harus dilakukan jika efek samping yang lebih serius muncul?
Kasus 9: Evaluasi Terapi Pengobatan pada Pasien Lansia Seorang pasien lansia dengan banyak penyakit komorbid mulai menggunakan beberapa jenis obat. Apoteker diminta untuk mengevaluasi terapi pengobatan untuk menghindari interaksi obat.
Tugas:
Apa yang harus dievaluasi oleh apoteker terkait penggunaan obat pada pasien lansia?Bagaimana apoteker dapat mengidentifikasi dan mencegah potensi interaksi obat?
Kasus 10: Pelaporan Masalah Kefarmasian pada Obat-Obatan Baru Seorang pasien baru memulai terapi dengan obat yang baru diluncurkan di pasar. Setelah beberapa hari, pasien melaporkan adanya efek samping yang tidak biasa.
Tugas:
Apa yang harus dilakukan oleh apoteker dalam hal pelaporan efek samping pada obat baru?Bagaimana pelaporan tersebut dapat membantu pihak-pihak terkait dalam mengambil tindakan lebih lanjut?
Jawaban dikirim melalui komentar dibawah ini.
Tuliskan Nama dan NIM.
Deadline pengerjaan tugas 25 Januari 2026.