TRIAGE DI UNIT GAWAT DARURAT

03 March 2021 18:05:59 Dibaca : 250 Kategori : Keperawatan Gawat Darurat

Triage merupakan proses pemilahan dan klasifikasi pasien untuk menentukan prioritas kebutuhan dan penentuan tempat perawatan yang sesuai. Adapun triage yang saat ini dilakukan di rumah sakit, yakni :

1. Triage sehari-hari

Pada triage yang sehari-hari dilakukan, tingkat kegawatdaruratan pasien, senantiasa dinilai berdasarkan penilaian primary survey yang terdiri atas airway, breathing, circulation, disability dan eksposure. Adapun triase 5 level yang sering digunakan, yakni Australian Triage Scale (ATS), Canadian Emergency Department Triage and Acuity Scale (CTAS), Manchester Triage Scale (MTS), dan Emergency Severity Index (ESI).

  • Prioritas 1 (Resuscitation) : Kondisi pasien yang mengancam nyawa dan memerlukan penanganan yang agresif/segera
  • Prioritas 2 (Emergent) : Kondisi pasien yang berpotensi mengancam nyawa, dan / atau anggota tubuh beserta fungsinya, dan membutuhkan intervensi medis segera (waktu tunggu pasien – 15 menit)
  • Prioritas 3 (Urgent) : Kondisi pasien yang dapat berpotensi menyebabkan kegawatan dan membutuhkan penanganan yang cepat (waktu tunggu < 30 menit)
  • Prioritas 4 (Less Urgent) : Kategori pasien dengan resiko rendah untuk terjadinya perburukan kondisi saat pasien menunggu Treatment (waktu tunggu < 60 menit)
  • Prioritas 5 (Non Urgent) : Kondisi pasien yang stabil dan cukup aman untuk menunggu tindakan selanjutnya (waktu tunggu < 120 menit)

2. Triage  pada masa pandemi covid-19

Triage pada masa pandemi covid-19, pemilahan dan klasifikasi pasien untuk menentukan prioritas kebutuhan dan penentuan tempat perawatan yang sesuai menggunakan indikator tingkat kegawatdaruratan berdasarkan penilaian primary survey yang terdiri atas airway, breathing, circulation, disability eksposure dan penilaian tingkat virulensi pasien berdasarkan indikator EWS Screening Covid-19. Hal yang perlu diketahui dalam EWS Screening Covid 19, yakni :

  • EWS screening COVID-19 memungkinkan tenaga kesehatan untuk mendeteksi lebih cepat dan relatif lebih akurat pada pasien yang dicurigai COVID-19
  • EWS sreening covid-19 berbeda dengan EWS monitoring Covid-19
  • Parameter yang digunakan pada EWS Screening Covid-19, yakni :

          

 3. Algoritma Triage pada masa pandemi

Tim ilmiah Gugus Tugas Covid-19 DPP HIPGABI sangat merekomendasikan pemisahan alur pelayanan dan ruangan antara pasien dengan keluhan ISPA dan non ISPA.

a. Pengkajian di Triase Primer : Tujuannya untuk emilahan pasien berdasarkan riwayat dan keluhan terkait ISPA

    

b. Pengkajian di Triase Sekunder : Tujuannya untuk pemilahan pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan dan tingkat virulensi pasien

    

Algoritme Triase pada masa covid-19 dapat di download pada link berikut : Algoritme Triase pada Masa Covid-19 di Instalasi Gawat Darurat

Dapat disimpulkan bahwa :

Triage pada masa pandemi COVID-19 harus memasukan penilaian awal terkait tingkat virulensi pasien menggunakan EWS screening COVID-19

EWS screening COVID-19 tidak menggantikan triage sehari-hari yang telah dilakukan di IGD hanya menambah elemen kewaspadaan pada proses triage

Proses triage pandemi yang efektif dapat mencegah transmisi virus penyebab COVID-19 ke pasien dan tenaga kesehatan

Sumber : DPP Hipgabi