Prosesi Sumpah Janji dan Wisuda Profesi Insinyur Salah Satu Dosen Universitas Negeri Gorontalo
Untad Kukuhkan 49 Insinyur Baru, Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Post author:Arba Arief
Post published:Februari 12, 2026
Bertempat di Aula Fakultas Kedokteran Untad,
sebanyak 49 peserta mengikuti Prosesi Pengambilan Sumpah Insinyur Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Tadulako dan PII Wilayah Sulawesi Tengah yang diselenggarakan pada Rabu pagi (11/02/2026).
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik Ir. Andi Arham Adam, ST.,M.Sc.,Ph.D menegaskan bahwa profesi insinyur memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan pembangunan di Sulawesi Tengah.
“Di Sulawesi Tengah ini, kebutuhan akan rekayasa yang andal dan bertanggung jawab sangat nyata. Pembangunan infrastruktur dasar, perumahan dan pemukiman, layanan air bersih, pembangunan energi, hingga industrialisasi yang berwawasan lingkungan sangat nyata dan kita butuhkan.”
Ia menekankan bahwa gelar insinyur bukan sekadar simbol akademik, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan orientasi pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, Dekan Fakultas Teknik juga menyampaikan pesan moral kepada para insinyur yang akan dilantik agar senantiasa menjunjung tinggi etika profesi dan keselamatan kerja dalam setiap keputusan teknis yang diambil.
“Keputusan teknis saudara akan berdampak pada keselamatan manusia, keselamatan lingkungan dan keberlanjutan dan tentunya ini adalah merupakan kewajiban kita bersama. Tidak ada keberhasilan proyek yang layak bila mengabaikan sisi-sisi K-3, kualitas dan perlindungan penduduk.”
Menutup sambutannya, Ia berharap sumpah yang diikrarkan tidak hanya menjadi formalitas, melainkan komitmen moral sepanjang karir profesional para insinyur.
“Semoga sumpah yang saudara ikratkan menjadi kompas moral dalam setiap keputusan.”
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar ST.,MT.,IPU.,ASEAN Eng menekankan pentingnya peningkatan jumlah dan kualitas insinyur di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa rasio insinyur Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara lain.
“Masih punya rasio insinyur yang sangat kurang di Indonesia dibanding beberapa negara lain. Seperti Vietnam dan Korea Selatan, itu per 1 juta penduduknya sekitar 9.000 insinyur. Sementara kita di Indonesia kurang lebih 2.600 sampai 3.000-an insinyur, masih jauh sekali.”
Ia mengingatkan bahwa di era perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan saat ini, insinyur dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi.
“Di era sekarang ini jangan main-main. Kalau hanya pengetahuan, kita sudah kalah dengan artificial intelligence. Sekarang begitu banyak aplikasi yang sangat mempermudah.”
Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh Insinyur yang dilantik untuk bekerja secara profesional dan menjadikan sumpah sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
“Mari kita bekerja secara profesional sesuai dengan harapan-harapan yang dilakukan. Dalam sumpah insinyur itu sangat jelas bagaimana menjalankan profesi dengan jujur, adil, bertanggung jawab, mematuhi kode etik dan standar profesional.” Tutupnya. AA & Mutia


Kategori
- Abstract 2006
- Abstract 2009
- Abstract 2011
- Abstract 2012
- Abstract 2013
- Abstract 2014
- Abstract 2016
- Abstract 2018
- Abstract 2019
- Abstract 2020
- Abstract 2021
- Abstract 2022
- Abstract 2023
- Abstract 2024
- Abstract 2025
- Abstract 2026
- Buku
- Kunjungan Luar Negeri
- Mata Kuliah
- Pengukuhan Guru Besar, Prof. Dr. Nurdin, SP, MSi
- Profesi Ir
- Project 2009
- Project 2010
- Project 2013
- Project 2018
- Project 2019
- Project 2020
- Project 2021
- Project 2022
- Project 2023
- Project 2024
- Project 2025
- Publikasi Ilmiahku
- Soil Scientist from Gorontalo
- Tugas Pembantuan sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo
Arsip
Blogroll
- a-SintaID
- b-Google Scholar
- c-Scopus ID
- d-Web of Science (WoS) ID
- e-ResearchGate
- f-Academia.edu
- g-SciProfiles
- h-Loop ID
- i-LinkedIn
- j-OrcidID
- k-figshare
- l-Youtube
- m-Twitter
- n-Facebook
- o-Universitas Negeri Gorontalo
- p-BIMA-Kemendikbud RI
- q-FAPERTA UNG
- r-LP2M UNG
- s- LP3M UNG
- t-SIMPPM UNG
- u-SIMLIT UNG
- v-Rispro LPDP
- w-BRIIN
- x-PDDIKTI
- y-GRS BPDPKS
- z-kampusmerdeka
- z1-ANJANI
- z10-MyASN
- z10-SIAT UNG
- z11-Aplikasi SIAGA
- z12-SPADA Indonesia
- z13-SISTER
- z14-tesaurus.kemdikbud
- z15-UKBI
- z16-typoonline
- z17-Turnitin
- z18-Zetero
- z2-eHAKI
- z20-Himpunan Ilmu Tanah Indonesia(HITI)
- z21-BKN
- z21-Kementan RI
- z22-BPS Provinsi Gorontalo
- z23-BPS Kabupaten Boalemo
- z24-BPS Kabupaten Bone Bolango
- z25-BPS Kabupaten Gorontalo
- z26-BPS Kabupaten Gorontalo Utara
- z27-BPS Kabupaten Pohuwato
- z3-Arjuna
- z4-DIKTI
- z5-GARUDA Dikti
- z6-SIM Karier dan SDM Kemendikbud
- z7-KBBI
- z8-Kedaireka
- z9-RAMA